CARA MEMANCING UDANG AIR TAWAR SECARA TRADISIONAL
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarokaatuh….!
Berbicara memancing memang sangat mengasyikan bagi
orang yang punya hobi yang satu ini, mau hujan, panas matahari, angin,
sepertinya bukan sebuah masalah bagi pemancing. He he he…. Tanpa basa basi
lagi, kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana Teknik
memancing, kali ini seperti judul blog ini yaitu “TEKNIK MEMANCING UDANG AIR
TAWAR”. Kadang orang bingung bagaimana caranya memancing udang? Padahal
mulutnya kecil, he he he… jangan khawatir, walaupun mulutnya kecil bukan berarti udang tidak bisa dipancing, yang
penting punya mulut he he he….
Yop langsung saja kita shar peralatan mincing yang
kita perlukan untuk memancing udang.
1. Mata Kail
Mata kail baiknya dibuat sendiri…, syukur kalua memang ada
yang jual, kan gak repot kita buat. Tapi kali ini kita berbicara tentang kail
udang yang kita buat sendiri. Siapkan kawat rem sepeda, bisa juga pir ballpoin,
saya biasanya pakai rem sepeda. Ingat jangan ambil semua ntar anak-anak marah
sepedanya gak punya rem he he he…, cukup kupas rem itu lalu ambil sehelai,
sebiji saja atau seapa apalahhh, pokonya ambil satu panjangnya 5 cm ke atas,
tapi saran saya cukup 5 cm itupun sudah lebih. Lalu asah ujungnya sampai tajam,
silahkan dibengkokan selayaknya kail pada umumnya.
2. Pemberat
Untuk pemberat banyak dijual di toko toko
peralatan mancing, pilih pemberat yang paling kecil, biasanya seukuran biji
jagung. modelnya terserah, yang penting ukurannya seberat biji jagung.
3. Senar
Untuk senar pilih senar yang diameternya
paling kecil kira-kira ukuran no. 50, karena kalau senarnya besar ntar susah mancingnya alias tidak
sesuai dengan udang, pengalaman saya sih.... Sudah jangan banyak mikir kenapa kenapa, ikut saja he he
he…. Ntar tahu sendiri mengapa.
4. Batang pancing (kail)
Batang pacing (kail) bebas boleh pakai
fiber, kayu, atau bambu, kalua saya biasanya pakai bambu. Selain mudah didapat,
gak perlu beli, di kebun banyak, serta kelenturannya bagus buat mancing udang.
Pada ujung batang pancing diraut sampai tipis kecil seperti lidi, semakin keujung
semakin tipis kecil, karena tujuannya supaya memiliki kelenturan. Ingat
memancing udang harus menggunakan batang pancing yang memiliki kelenturan.
Merakit
Pancing
Yup… ayo kita mulai merakit pancing, mulai kail
diikat, gimana cara mengikatnya? Sudah ikat saja seperti kail pada umumnya.
Buat simpul pada senar kira-kira 7-10 cm dari mata kail. Pasang pemberat,
posisinya pada simpul senar, sehingga posisi antara mata kail dengan pemberat
berjarak 7-10 cm. kemudian ikat senar pada ujung batang pancing yang sudah
diraut tipis kecil tadi. Taraaaaa….pancing udang sudah selesai. Sekarang
apalagi ya…? Oh iya, umpan saudara saudara…., untuk umpan, udang sombong,
maunya umpan yang enak-enak, he he he…, umpanya adalah telur semut rang-rang
yang hitam, biasanya semut ini bersarang di pagar pagar kebun. Awas jangan
sampai sumut itu punah ya…, tetap
menjaga kelestarian ekosistemnya ya….!
Cara memancing
Pasang umpan pada ujung mata kail, gak perlu semua
mata kail tertutup semua oleh umpan, cukup pasang 4-5 butir umpan pada ujung
mata kail. Lalu lakukan pemancingan dan arahkan mata kail ke posisi yang dirasa
terdapat udang,biasanya udang berada pada sela-sela batu, kan ada pribahasa
“ADA UDANG DI BALIK BATU” he he he…, diamkan selama 2-3 menit, ingat udang
tidak seperti ikan yang menyambar umpan, udang hanya memakan umpan ditempat dia
dapat umpannya. Setelah 2 -3 menit kail diangkat pelan-pelan, jangan seperti
mengangkat kail pancing ikan, harus pelan-pelan. Ketika udang menarik maka kita
harus ikut irama tarikan udang, jangan beradu dengan tarikan udang karena mata
kail bisa terlepas kalua kita meradu Tarik dengan udang, dan tetap angkat
perlahan-lahan.
Selamat
mencoba…..!